Revolusi Rusia : Latar Belakang, Proses, dan Pengaruhnya Terhadap Dunia

Revolusi Rusia – Halo sahabat belajarnusantara semua pernahkah kalian bertanya apa yang di maksud dengan Revolusi rusia?, dan apa latar belakang dari revolusi rusia?,dan apakah dampak dari revolusi rusia. Dari semua pertanyaaan di atas kita akan menjawabnya, simaklah artikel tentang revolusi rusia ini.

Latar belakang Revolusi Rusia

Latar belakang Revolusi Rusia
Latar belakang Revolusi Rusia

Sikap Tsar Nicholas II yang otoriter Mengakibatkan dasar Terjadinya revolusi Rusia. Tindakannya ini menumbuhkan rasa persatuan pada kaum petani,  buruh, dan tentara rusia. Munculnya Psd (Partai Sosial Demokrat) ikut andil dalam proses jalannya revolusi. Pada tahun 1898 George Plekhanov Mendirikan partai PSD tersebut.

Akan tetapi pada tahun 1903 Partai PSD Pecah menjadi dua Kubu yaitu kubu Bolshevik (radikal revolusioner atau komunis) dipimpin oleh Vladimir Ilyich Ulyanov (Lenin), Leon Trotsky, dan Joseph Vissarionovic (Stalin) dan Kubu ke dua yaitu Menshevik (sosial demokrat atau sosialis) yang dipimpin oleh George Plekhanov dan Alexander Karensky

Sebab Umum Revolusi Rusia

Sebab Umum Revolusi Rusia

1. Pemerintaahan Tsar (Nicolas II) yang reaksioner.

Pada saat negara-negara lain mulai mengakui akan adanya hak politik bagi rakyatnya. Tsar Nicholas II tidak mau mengakui hak politik untuk rakyatnya. Dia memang memberi izin untuk di bentuknya Daerah Perwakilan Rakyat Rusia (Duma).

Akan tetapi Keberadaan Duma Hanya sebatas sandiwara saja. Pemilihan anggota Duma di laksanakan dengan sandiwara kebohongan.

Karena pada praktik nyatanya Anggota Duma adalah orang yang Pro dengan Pemerintahan Tsar Nicholas. Semua hasil rapat dan berbagai rekomendasi dari Duma tidak di hiraukan oleh Tsar Nicholas II hanya di anggap angin yang berlalu.

Ini merupakan penyebab terjadinya pemberontakan oleh rakyat Rusia kepada pemerintahan Tsar Nicholas II dan rangan ingin segara revolusi.

2. Ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Tsar Nicholas II

Hal yang menyebabkan ketidakpuasan rakyat terhadap kepemimpinan Tsar Nicholas II yaitu terjadinya peristiwa Minggu berdarah pada (Bloody Sunday 1905). Peristiwa ini terjadi di sebabkan oleh aksi protes oleh rakyat yang menginginkan keadilan kepada Tsar Nicholas II.

karena perlakuan Tsar Nicholas II yang tidak adil pada rakyat. Peristiwa ini menyebabkan 1000 nyawa orang melayang karena terjadi konflik baku tembak antara para demonstran dan aparat keamanan. Bloody Sunday 1905 ini termasuk salah satu penyebab revolusi Rusia yang terjadi pada bulan februari 1917.

3. Kekalahan Rusia dalam Perang Dunia I

Kekalahan Rusia dalam Perang dunia I ini mengakibatkan kondisi perekonomian Rusia Anjlok semakin memburuk, rakyat Rusia dilanda kelaparan yang mengerikan karena terbatasnya persediaan bahan cadangan makanan.

Oleh sebab itu mosi tidak percaya rakyat kepada Pemerintahan Tsar Nicholas II Semakin Semakin Besar. Dan rakyat menghendaki revolusi.

4. Susunan pemerintahan Tsar Nicholas II yang buruk.

Organisasi kepemerintahan pada masa Tsar Nicholas II penyusunannya tidak secara logis, tetapi melainkan atas unsur dasar Suka-suka (Favoritesme).

Tsal Nicholas II tidak memilih orang-orang yang mampu dan cakap dalam menangani urusan kepemerintahan. Orang yang di pilih untuk memegang pemerintahan adalah orang yang di pilih berdasarkan di sukai oleh Tsar Nicholas II.

Dalam urusan pilih memilih ini Tsar Nicholas II di Pengaruhi oleh istinya yang Bernama Tsarrina Alexandra dan untuk Alexandra sendiri ini  juga pilihannya sangat di pengaruhi oleh Seorang birawan yang menyebut dirinya sebagai Utusan dari tuhan yaitu Grigori Rasputin.

Rasputin dan Alexandra ini adalah orang yang sangat kolot dan sangat benci pada paham – paham baru.

5. Kesenjangan ekonomi yang tinggi

Perbedaan ekonomi yang tinggi antara Rakyat dan Tsat Nicolas II dan sangat mencolok. Gaya hidup Tsar Nicholas II yang mementingkan kehidupan pribadinya dan mengabaikan penderitaan rakyatnya. Dan hal  inilah yang menyebabkan terjadinya Revolusi Rusia

6. Kebijakan Tanah

Pada tahun 1906 Terjadi perubahan kebijakan agraria yang di lakukan oleh Menteri Stolypin. Kebijakan ini hanya menghasilkan beberapa perubahan seperti tanah-tanah  mir menjadi milik individu anggota mir.

Di luar mir. Ada banyak sekali tanah yang ukurannya sangat luas yang masih menjadi milik para tuan tanah baiki milik bangsawan atau para petani besar (kulak).

Tanah-tanah ini di garap oleh para buruh tani (petani kecil). Para buruh tani Ini lalu berusaha menuntut bagaimana caranya tanah ini bisa menjadi hak milik mereka Kembali (buruh tani) dan berupaya melakukan revolusi.

Karena Tsar Nicholas II Bersama para bangsawan Rusia  hidup bergelimang harta sedangkan rakyatnya terutama yang kaum buruh di biarkan menderita tanpa adanya bantuan apapun.

7. Muncul kelompok penentang Tsar Nicholas II

Ketika revolusi yang terjadi pada tahun 1905,  kelompok yang menetang Tsar Nicholas II di bekuk dan di  tindas. Akan tetapi mereka tidak lenyap.

Mereka malah melakukan Gerakan bawah tanah sambil mengumpulkan banyak kekuatan dan menunggu kesempatan yang tepat untuk Kembali muncul menggulingkan kekuasaan Tsar Nicholas II. Kelompok tersebut yaitu :

  1. kelompok liberal yang disebut Kadet (Konstitusional Demokrat). Kelompok ini mempunyai keinginan Rusia menjadi kerajaan yang berundang-undang dasar.
  2. Kelompok Sosialis menghendaki untuk susunan organisasi yang sosialis dan pemerintahan yang modern serta demokratis, kelompok sosialis adalah anasir yang revolusioner dan terbagi menjadi 2 kubu aliran.

Dua alirannya yaitu  Bolsheviks (radikal, kemudian berkembang menjadi partai komunis), golongan Bolsheviks dipimpin oleh Lenin dan Trotsky. Dan Mensheviks (moderat atau sosial demokrat) Golongan Mensheviks dipimpin oleh Georgi Plekhanou yang kemudian digantikan oleh Karensky.

Sebab Khusus Revolusi Rusia

Sebab Khusus Revolusi Rusia
Sebab Khusus Revolusi Rusia

1. Korban Perang yang Besar dan Bobroknya Birokrasi Rusia

Dalam perang dunia ke I, sebetulnya Rusia Tidak memiliki tujuan perang tertentu, tetapi rusia ikut perang karena terlibat ke dalam perjanjian dengan negara lain terutama yang tergabung dalam Triple Entente.

Keikutsertaan Rusia dalam perang dunia ke I mendapat sambutan dingin dari rakyat rusia. Peperangan yang tidak mendapat dukungan dari rakyat pasti akan mengalami kekalahan yang telak.

Kekalahan – kekalahan rusia dalam perang besar seperti pertempuran di Tannenberg dan di sekitar danau wilayah masuri.

Rakyat semakin kecewa kepada pemerintahan Tsar Nicholas II. Dan sangat muak dengan pemerintahan Tsar dan menginginkan revolusi Rusia (Kemerdekaan dan perdamaian)

2. Bahaya Kelaparan Mengancam Seluruh Negeri Rusia

Sejumlah 15 juta rakyat di mobilisasi untuk keperluan perang. Kesejahteraan mereka harus di tanggung penuh oleh Rusia.

Semantara itu karena banyaknya rakyat yang di kirim di medan perang mengakibatkan kurangnya tenaga kerja baik dam sektor pertanian maupun sektor industry.

sehingga berdampak pada timbulnya  masalah kelaparan karena kurangnya pasokan bahan makanan. Kondisi ekonimi Rusia pun menjadi kacau tak terkendali.

3. Terjadinya Kesenjangan Sosial

Selain karena di landa kelaparan yang berat, factor yang memicu terjadinya Revolusi Rusia yaitu Kerap terjadinya Kesenjangan sosial antara Rakyat dan bangsawan.

Gaya hidup bangsawan yang individualis dan mewah glamor sedangkan rakyatnya di biarkan menderita dan serba kekurangan. Perihnya penderitaan rakyat menyebabkan rakyat ingen segera revolusi.

Proses Revolusi Rusia

Proses Revolusi Rusia
Proses Revolusi Rusia

Apakah kamu tahu, Bahwa Revolusi Rusia terjadi dalam dua fase loh!. Fase pertama antara lain terjadi bulan februari 1917 dan yang ke dua terjadi pada bulan oktober 1917. Fase pertama dan ke du aini ada perbedaan. Apa perbedaannya itu mari simak di bawah ini.

Revolusi Februari 1917

 

Revolusi Februari 1917
Revolusi Februari 1917

Pada tanggal 23-27 Februari 1917 Adalah revolusi  rusia yang pertama. Revolusi Ini terjadi akibat dari Tsar Nicholas II mengambil Tindakan yang tegas atas aksi protes yang di lakukan rakyat Rusia  di wilayah St. Petersburg.

Dampak dari peristiwa ini yaitu kelompok menegah dan kelompok proletary Bolseevik Bersatu untuk menggulingkan kekuasaan Tsar Nicholas II yang sangat kejam.

Revolusi ini berhasil dengan adanya keputusan turunnya Tsar Nicholas dari tahta kepemerintahan Rusia. Selanjutnya di buatlah pemerintah sementara  dengan bentuk pemerintahan liberal . agar tidak terjadi kekosongan kekuasaan.

Yang memimpin pemerintahan sementara ini adalah Alexander Karensky.

Revolusi Oktober 1917

Revolusi Oktober 1917
Revolusi Oktober 1917

Pada oktober 1917 Revolusi Rusia ke dua terjadi dan revolusi ini biasa di kenal dengan revolusi Bolshevik. Dan revolusi ini juga terjadi di sebabkan oleh adanya ketidakpuasan dari kelompok sosialis radikal.

Kelompok ini mempunyai anggapan bahwa pemerintahan sementara yang di pimpin oleh Alexander Karensky dinilai lambat dalam memperjuangkan cita-cita rakyat rusia

Partai Bolshevik Yang pemimpinnya adalah Vladimir Ilich Ulyanov (Lenin) berhasil menggulingkan pemerintahan alexander Karensky.

Revolusi Inilah yang menjadi awal masuknya paham komunis di Rusia. Dan pada tanggal 30 agustus 1922, Lenin Mendirikan Uni Soviet yang meliputi Republik Sosialis  Federasi Soviet Rusia, Republik Sosialis Soviet Ukraina, Republik Sosial Federasi Soviet Transkaukasia, dan Republik Sosialis Soviet Belarusia.

Kemudian Pemerintahan Lenin digantikan oleh Stalin (Joseph Vissarionovic), dan memberlakukan politik tirai besi. Di masa pemerintahan yang di pegang Stalin ini banyak dari negara – negara yang berasal dari eropa timur Bergabung ke dalam UNI Soviet.

Hasil dari Revolusi Rusia adalah terbentuknya negara Uni Soviet.

Dan Mengakibatkan Unisoviet menjadi negara berideologi komunis terbesar di nunia Ketika tahun 1922-1991.

Pengaruh Revolusi Rusia Pada Masa Kini

Pengaruh Revolusi Rusia Pada Masa Kini
Pengaruh Revolusi Rusia Pada Masa Kini

Pengaruh revolusi rusia di bidang ideologi adalah tersebarnya paham komunisme yang berbahaya, revolusi Rusia ini melahirkan ideologi komunis dan tersebar di berbagai negara seperti Vietnam dan Cina.

dampak revolusi rusia bagi Indonesia adalah Paham komunis pernah masuk dan bediri sebagai partai komunis Indonesia (PKI).

Di Indonesia paham komunis pertama kali di perkenalkan oleh orang belanda yang Bernama Henk Sneevliet dan di aini pernah tinggal lama di negara Rusia.

Hank Sneevliet mendirikan ISDV (Indische Sociaal Demoratische Vereeniging) Pada tahun 1914 dari organisasi ini dia mengembangkan paham komunis yang dibawanya terutama pada kalangan buruh,

dan kemudian juga ada beberapa tokoh sarekat islam di cabang semarang antara lain Darsono dan Semaun keduanya terpengaruh paham komunis.

Dan ISDV menngganti Namanya menjadi PKH (Partai Komunis Hindia) dan nama partai ini berubah dan  ber revolusi jadi PKI (Partai Komunis Indonesia).

Itulah proses terjadinya Revolusi Rusia semoga artikelnya bermanfaat ya teman teman belajarnusantara sekalian.

Revolusi Rusia : Latar Belakang, Proses, dan Pengaruhnya Terhadap Dunia

Leave a Comment