Revolusi Cina (Proses, Latar Belakang, Pecah, Revolusi) Terlengkap

Revolusi cina – Halo sahabat belajarnusantara sekalian pernahkah kalian bertanya tentang Apakah yang di maksud revolusi cina?, Apa yang melatarbelakangi revolusi cina?, dan siapakah tokoh revolusi di tiongkok?. Sekarang mari kita simak secara Bersama.

revolusi cina adalah sebuah revolusi yang telah berhasil menaklukan dinasti kekaisaran terakhir cina yaitu Dinasti Qing.

Dan membangun ROC (Republik Tiongkok), Revolusi Cina Ini adalah suatu permulaan dari serangkaian revolusi yang terjadi di negara Cina Pada abad yang ke 20.

Proses Terjadinya Revolusi Tiongkok

 Proses Terjadinya Revolusi Tiongkok
Proses Terjadinya Revolusi Tiongkok

Pada tanggal 11 oktober 1911 terjadilah Revolusi cina yang di pimpin oleh Dr. Sun Yat Sen Dan Berhasil Menggulingkan dinasti Qing. Dan itulah peran sun yat sen dalam revolusi cina.

Revolusi cina ini mengakibatkan kekecewaan yang mendalam rakyak terhadap Kepemimpinan Dinasti Qing. Seperti kalah berperang melawan Bangsa Barat. Dan sebagai bukti bahwa ketidak mampuan para petinggi kaisar dalam memimpin.

Karena penderitaan rakyat yang sudah semakin berat ini mengakibatkan revolusi tidak dapt terhindarkan lagi. Dr. Sun Yat Sen Di angkat menjadi Presiden pada tanggal 1 Januari 1912. Dan pada saat itulah Republik Tiongkok di sebut Mulai Berdiri Pada tanggal tersebut

Pada tanggal 12 februari 1912 Dr. Sun Yat Sen Mengundurkan diri dari Kepresidenan dan di gantikan oleh Yuan Shih kai. Akan tetapi masa pemerintahan Yuan Shih Kai Tidak Berlangsung terlalu lama karena pada tahun 1916 Yuan Shih Kai meninggal dunia.

Dan pada akhirnya Pemerintahan di ambil alih lagi oleh Dr. Sun Yat Sen Tetapi hanya berlangsung beberapa tahun yaitu hingga tahun 1924. Kepemimpinan Sun Yat Sen di ambil alih oleh Chiag Kai Shek, Dan dari kiprah kepemimpinannya ini Chiang Khai Sher Dapat Mempersatukan Wilayah cina bagian selatan dan utara.

Namun di masa pemerintahannya Chiang Khai Sher harus Menghadapi Mao Zezong Yang memiliki Paham Komunis yang sangat berbahaya.

Pada tahun 1949 Mao Zedong berhasil Mengalahkan dan menggulingkan pemerintahan Chiang Kai Shek. Dan ia Mendirikan cina baru dengan nama Republik rakyat tiongkok Yang pahamnya adalah komunis.
Sedangkan Chiang Kai Shek yang mengalami kekalahan mendirikan negara baru yaitu Taiwan. Pada akhirnya paham komsi yang di bawa Mao Zedong semakin berkembang di daratan asia.

Latar Belakang Revolusi Cina

Latar Belakang Revolusi Cina
Latar Belakang Revolusi Cina

Cina mengalami kekalahan ketika perang candu dengan negara barat saat awalawal periode modern cina pada tahun 1842.

Pada saat tahun itu orang – orang dari etnis Mancu yang memegang kendali pemerintahan di istana qing berjuang sekuat tenaga untuk melawan dan mengusir gangguan bangsa asing ke negri cina.

Akan tetapi segala upaya yang sudah di lakukan untuk penyesuaian dan percepatan reformasi metode – metode yang ada di pemerintahan tradisional masih gagal karena di batasi oleh suatu budaya pengadilan yang ortodoks.
Dan tidak ada keinginan sedikitpun untuk memberi kesempatan kepada jalannya revolusi cina.

Pada tahun 1860 Dinasti Qing Mengalami kekalahan dalam Perang Candu yang ke dua. Setelah itu Dinasti Qing melakukan Perombakan moderisasi dengan meniru atau mengadopsi teknologi barat dan sejak tahun 1861 Dinasti Qing memulai penguatan Diri.

Sebelumya Pada tahun1851 Melawan taiping, dan tahun 1851-1864 melawan taiping, tahun 1856-1868 melawan kaum muslim Yunan, dan 1862-1877 perang lagi di lautan barat.

Prajurit yang berasal dari imperial tradisional terlihat dan terbukti tidak kompeten hal ini menunjukan betapa lemahnya pemerintahan imperial tradisional.

Tiongkok juga mengalami kekalahan yang pertama saat perang Tiongkok VS jepang pada tahun 1895.

Kekalahan yang di alami ini mengidentifikasi bahwa masyarakat feodal Cina tradisional sangat perlu untuk adanya modernisasi jika ingin menang dalam perang dan mencapai teknologi modern dan dalam perdagangan Karena Dinasti Qing Sudah sangat stres memikirkan adanya peningkatan tuntutan – tuntutan yang datang dari Barat dan Jepang.

Dan mempunyai keinginan untuk melihat cina Bersatu padu dalam persatuan, hal ini mendorong timbulnya pergolakan-pergolakan nasionalisme yang membawa suatu pemikiran untuk berevolusioner.

Pemikiran Ide revolusioner yang di pegang teguh masyarakat Tionghoa Yang bertempat tinggal di luar negeri seperti Amerika dan asia tenggara.

Pada dasarnya orang tionghoa yang berpendidikan barat mulai mendesak untuk di segerakan revolusi atau reformasi secara langsung.

Kang youwei dan liang Qichao Mengusulkan untuk membentuk Monarki Konstitusional, mereka berdua adalah pimpiman dari orang tionghoa yang tinggal di luar tionghoa.

Sun Yat-sen untuk sementara ia memimpin regu kelompok Campuran dan kelompok ini Bersama sama melakukan pembentukan alisansi revolusi (Tongmenghui).

Aliansi revolusioner ini mempunyai sebuah misi khusus yaitu untuk mengulingkan pemerrintahan dinasti Qing dengan Pemerintahan yang bersifat Repupbik.

Sun itu orang yang sangat nasionalis dengan beberapa kecenderungan yang sifatnya sosialis.

Dari Pemimpin yang revolusioner dan campur tangan dari msyarakat cina yang bertempat tinggal di luar negeri peran dari masyarakat luar negeri ini yaitu ikut membantu dalam membiayai upaya mereka berdiri di Cina selatan
Pada saat tahun menjelang revolusi, aliansii revolusioner ini melakukan beberapa upaya pemberontakan melawan dinasti Qing. Namun upaya-upaya ini dapat di hentikan oleh Tentara Dinasti Qing

 

Pecahnya Revolusi

 

Pecahnya Revolusi
Pecahnya Revolusi

Pemberontakan yang terjadi di Wunchang menjadikan titik ukur awal munculnya pemberontakan besar-besaran berskala Nasional.

Pada saat itu Dinasti qing Mengalami kerugian yang sangat banyak dan cenderung meningkat. tanggapan positif yang muncul dari Istana Dinasti Qing untuk mengatasi berbagai rangkaian tuntutan yang di tuju yaitu untuk merombak otoriter kekaisaran menjadi Monarki konstitusional.

Perdana Menteri baru di tunjuk di cina, yang di tunjuk adalah Yuan Shikai. Akan tetapi ada syaratnya yaitu Yuan Shikai harus bisa merebut Kembali tanah yang di rebut oleh kaum revolusioner .

Berita kesetian mulai bermunculan dan di nyatakan oleh wilayah Provinsi-provinsi pada aliansi revolusioner yang piminannya adalah Sun Yat Sen.

Dr. Sun yang pada saat itu masih di amerika serikat dengan misi pengumpulan dana pada saat akan melakukan pemberontakan

Dr. Sun Langsung dengan cepat menuju paris dan London. Untuk memastikan bahwa kedua negara tersebut sama sekali tidak memberikan bantuan berupa dana militer dan keuangan kepada pemerintahan Qing dalam melaksanakan perjuangannya.

Daerah Nanjing telah dapat di ambil alih oleh Kelompok Revolusioner pada saat Dr. Sun Yat Sen Kembali ke cina. Nanjing itu adalah bekas Ibu kota Di bawah pemerintahan Dinasti Qing

Setelah itu perwakilan dari daerah Provinsi – Provinsi mulai Berdatangan untuk melaksanakan pertemuan nasional yang Pertama kali. Dalam Pertemuan itu Para perwakilan dari Provinsi Bersama-sama serentak menunjuk Dr. Sun Yat Sen Sebagai Presiden sementara Untuk Republik Tiongkok yang baru berdiri ini

 

Revolusi Yang Prematur

Revolusi Yang Prematur
Revolusi yang Prematur

Mimpi Sun Yat Sen untuk membentuk Republik cina telah di capainya. Akan tetapi Proses dari integrasi Pemerintahan yang sangat baru ini jauh lebih sulit dari yang di perkirakan kelompok revolusioner.

 

Sesudah Kekalahan dinasti Qing tidak juga membawa pada era perdamaian dan kemakmuran. Melainkan mendatangkan Kekacauan dan Keresahan social serta peperangan yang sangat Panjang.

Di dalam ingatan masyarakat era republik ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan kelahiran negreri cina tetapi hanya ada ingatan terhadapa Agresi asing, panglima perang yang korupsi, dan lemahnya sector ekonomi.

Saat Sun YAt Sen di tunjuk untuk menjadi presiden sementara. Tidak banyak memberikan pengaruh perubahan dalam memerintah kestabilan negara.

Walaupun Proklamasi republik telah di proklamasikan pada bulan januari tahun 1912 Dinasti Qing belum mau juga melepaskan gelarnya begitu saja. Apalagi Dinasti Qing tidak mau mengakui pemerintahan republik sebagai pemerintah yang sah.

Di sebabkan ketidak mauan Dinasti Qing mengakui Pemerintah yang sah di cina dan tidak mau mengundurkan diri. Cina Mempunyai dua pemerintahan secara De facto Yaitu Kekaisaran dan yang ke dua republik.

Tugas untuk Sun Yat Sen Kembali memimpin Republik cina sampai waktu Dinasti Qing mengakui secara sah dan mau mengundurkan diri, dan hingga kondisi negara stabil.

Yuan shikai Muncul sebagai politikus di saat Revolusi cina dan tidak bisa bertahan lama apabila terus- terusan mengorbankan dirinya untuk Dinasti Qing.

Oleh sebab itu ia lalu merombak semua stateginya. Lalu ia mencoba untuk memecahkan permasalahan krisis yang terjadi dengan caranya yaitu meyakinkan dan membuktikan Proses transisi berjalan dengan mulus dari kekaisaran menjadi republik.

Penampilan yuan saat menampilalkn dirinya dengan cara menjadi Juru damai dan sebagai pelayan yang loyal bagi negara baru.

Keluarga kekaisaran Dinasti Qing Terpecah menjadi dua yaitu menyukai untuk menekan Revolusi dan yang menyukai pengunduran diri.

Keluarga kekaisaran dinasti Qing di beritahu dan di jelaskan secara detail oleh Yuan Shikai, apabila mau melawan kelompok revolusioner mereka harus menggelontorkan dana sejumlah 12 juta tael untuk biaya perang melawan kaum revolusioner

Tetapi kondisi keuangan kekaisaran saat itu sedang kosong, dan Pangeran Manchu tidak ada yang mau dan siap menghibahkan kekayaan pribadinya untuk biaya tantara berperang.

Setelah itu pada tanggal 26 januari 1912 kabinet Kekaisaran mengadakan pertemuan di tempat Yuan Shikai. Sejumlah 40 perwira tinggi tantara telah megirim pesan dari telegram yang isinya adalah mendesak pangeran Manchu agar segera mundur dari tahtanya.

Pada saat malam itu juga kepala staf Angkatan darat oleh seseorang dari kaum revolusioner yang sangat fanatik pada saat perjalanan pulang. Akibat dari kejadian ini Keluarga Kekaisaran Menjadi sangat ketakutan akan kondisi sector keamanannya.

Ibu angkat dari kaisar tiongkok terakhir puyi dan istri dari almarhum kaisar guanxu pada tanggal 27 januari. Dengan keadaam yang sangat panik ia memohon kepada Yuan Shikai.

Dan penyampaian pesan kepada jendral bahwa kaisar dan hidup keluarga istana sendiri berada di tangan Yuan Shikai. Sehingga ia harus mengamankan dan menyelamatkannya.

Tiga hari sesudah kejadian yang tertera di atas Longyu Membuat suatu keputusan untuk mengakhiri masa kekaisaran yang telah berumur 2.000 tahun. Dan sekaligus menyetujui dalam mengakhiri orde pemerintahan Dinasti Qing.

Kelompok revolusioner yang mempunyai tekad untuk menghindari konflik yang lebih besar dan berkelanjutan mereka memberikan hak yang istimewa dan khusus kepada kekaisaran yang mundur contohnya seperti kaisar bisa mempertahankan gelarnya dan di perlakukan dengan baik dan terhormat pemerintahan republik.

Dan juga di beri hak anuitas, serta di perbolehkan tinggal di istana kekaisaran dan tetap melaksanakan ritual keagamaan tradisional yang sudah terbentuk menjadi budaya.

Pengeluaran Dekrit Abdikasi oleh ratu pada tanggal 12 februari (pemerintahan Kaisar Xuantong) yang isinya adalah tentang penyerahan kekuasaan kekaisaran kepada pemerintahan republik. Berdasarkan dekrit ini Yuan Shikai Mendapat kewenangan untuk memperbaiki (reorganisasi) pemerintahan cina.

Sesudah mendengar berita tentang pengunduran diri kekaisaran tersebut, Sun Yat Sen memproklamirkan ketersediannya dalam mengundurkan diri secepatnya. Pada akhirnya Sun Yat Sen memenuhi sumpahnya yaitu menjadi presiden sementara.

Tindakan yang di lakukan oleh Sun Yat Sen tersebut yang tanpa pamrih mendapatkan rasa hormat dan simpatisme masyarakat cina. Akan tetapi untuk jangka Panjang keputusan tersebut terbukti kurang bijaksana.

Sun Yat Sen mendesak Yuan Shikai agar melepas tahta kekuasaan yang telah di berikan oleh Manchu. Hal ini karena Kaisar tidak berhak memberi wewenang kekuatan seperti itu.

Dan hanya rakyatlah yang wajib dan berhak memilih pemimpinnya. Akan tetapi sun terlalu percaya kepada janji Yuan shikai bahwa ia akan membela sekaligus melayani republik dengan setia.

Majelis nasional di Nanjing mendapat saran dari Sun Yat Sen untuk menunjuk Yuan Shikai sebagai presiden.
Pemilu adalah hal yang sangat bersejarah di Guomindangdan tiongkok terbit sebagai kekuatan yang sangat posesif di negeri cina.

Partai tersebut mendapat perolehan 169 kursi dari 596 di dewan Perwakilan rakyat di Cina. Dan dari 274 mendapat 123 di senat. Dalam hal ini guomindang dalam posisi yang kokoh karena banyak menduduki parlemen , sehingga dalam posisi yang strategis untuk mengatur roda pemerintahan.

Parlemen yang sudah terpilih secara demokratis dapat menunjuk atau memilih seseorang untuk menjadi presiden yang baru, sedangkan Yuan shikai di haruskan untuk mengundurkan diri dari kepresidenan.

Di saat Kelompok revolusioner dan Sun Yatsen memberikan kepercayaan secara penuh kepada Yuan Shikai. Tetapi itu semua adalah sebuah kekeliruan yang berbahaya.

Bukannya melepaskan jabatannya dari kepresidenan yang sudah ia janjikan, Yuan malah memerintahkan bawahannya untuk membunuh Song Jiaoren. Song Jiaoren ini adalah salah satu pemimpin yang sangat terkenal di Guomindang.

Selepas itu Yuan shikai Melarang dengan tegas 438 dari anggota Guomindang pada parlemen. Dan setelah itu Yuan Shikai melakukan pembubaran parlemen itu sendiri. Ia menghapus semuanya dan pada tahun 1916 ia memproklamirkan dirinya sebagai Kaisar.

Tindakan yang di lakukan Yuan Shikai ini Mengakibatkan kemarahan public yang sangat besar dan tidak bisa di abaikan begitu saja. Karena hal ini menjadi momok yang menakutkan jika terjadi kerusahan Sipil.

Karena public marah besar Yuan Shikai mengembalikan kekaisarn menjadi Republik lagi, akan tetapi dia tetap memerintah dengan cara DIktator hinggga pada bulan Juni 1916 ia meninggal dunia.

Pemerintahan yuan berakhir dan Republik cina mengalami keruntuhan, dan panglima perang mulai merebut kekuasaan yang di tinggalkan Yuan, dan Mendirikan kerajaan Pribadi di mana raja yang memerintah. Dan lepas dari campur tangan pemerintahan pusat yang hanya tinggal kenangan nama saja.

Itulah akhir dari revolusi cina sekaligus menjawab pertanyaan tentang revolusi cina. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Revolusi Cina (Proses, Latar Belakang, Pecah, Revolusi) Terlengkap

Leave a Comment