Zaman Praaksara Yang Ada di Indonesia (Terbaru)

Zaman Praaksara – Jika di lihat dan di bandingkan dengan zaman yang modern yang semua sudah di mudahkan dengan teknologi ini. Pernahkah anda sekalian bertanya seperti apa ya rasanya Ketika semua kemudahan itu hilang tiba-tiba dan Kembali menjadi zaman es seperti dahulu. Jawabannya pasi nggak mau kan!

Walaupun zaman praaksara dulu adalah zaman yang sulit, tapi kenyataanya nenek moyang leluhur kita dapat melewatinya hingga sampai lahirlah generasi muda yang modern dan pastinya lebih cerdas dari nenek moyangnya karena Pendidikan yang didapatkan dari sekolah maupun internet.

Saat di sekolah, hal dasar yang wajib di pelajari siswa adalah tentang berkomunikasi dan cara membaca dan cara-cara lainnya. Bagaimana jika semua kemampuan yang kau miliki tiba-tiba hilang? Bagaimana cara hidup nenek moyang kita pada zaman praaksara yang sama sekali tidak mengenal cara yang di sebutkan di atas, nenek moyang kita pada zaman praaksara hisup sederhana hanya dengan mencari sumber air dan makanan saja dengan alat seadanya waktu dulu

Kapankah Zaman Praaksara Dimulai?

Kapankah Zaman Praaksara Dimulai?

Walaupun sampai sekarang belum di ketahui secara pasti karena belum ada bukti otentik yang kuat. Namun yang pasti adalah zaman praaksara ada di mulai pada waktu masnusia purba mulai terdapat di Bumi ini.

Ketika zaman Neozoikum atau di sebut juga Kainozoikum yang sudah terjadi kurang lebih 65 juta tahun lalu. Keadaan bumi sudah mulai berangsur stabil sehingga semua lini kehidupan semakin berkembang untuk zaman neozoikum tersendiri di bagi menjadi dua yaitu zaman Neozoikum tersier (zaman ketiga) dan zaman neozoikum kuarter (zaman Keempat).

Pada saat Zaman Tersier, jenis binatang yang ukurannya relatif besar mulai berangsur berkurang, tergantikan oleh binatang mamalia (binatang menyusui) contohnya seperti Kera, SImpanse, Sapi, Kambing Dll, dan pada zaman kuarter inilah mulai muncul tanda-tanda kehidupan manusia purba awal.

Dan untuk zaman kuarter tersendiri terbagi ke dalam dua masa pula, dua masa itu adalah masa plaistosen yaitu sebuah masa awal kehidupan manusia atau sering kita sebut dengan zaman es, dan yang ke dua adalah masa halosen, masa ini merupakan masa di mana munculnya manusia Homo Sapiens yang di Yakini para arkeolog sebagai nenek moyang manusia modern saat ini.

Apa yang Dimaksud dengan zaman Praaksara?

Apa yang Dimaksud dengan zaman Praaksara

Zaman praaksara atau bisa di sebut juga dengan masa nirleka adalah sebuah masa dimana manusia purba masih belum mengenal tulisan. Di seluruh wilayah di dunia ini mempunyai zaman praaksara yang tidak sama dengan kata lain yaitu berbeda beda antara suatu wilayah dengan wilayah lain.

Secara singkatnya cara hidup pada zaman praaksara di bagi menjadi  dua, satu manusia purba yang tinggal di dekat sumber air misalnya (sungai, danau, laut ,dsb) lalu yang ke dua yaitu manusia purba yang tinggal di alam terbuka.

Pada zaman praaksara ini manusia purba sudah memiliki sebuah kepercayaan seperti Dinamisme, animisme dan Totemisme

Di sebut zaman praaksara ini adalah menggantikan nama zaman prasejarah yang kurang tepat. Mengapa kurang tepat, karena pada zaman praaksara dulu manusia memang belum kenal tulisan tetapi mereka mempunyai sejarah dan adat kebudayaan yang mereka buat sendiri

Sebutan ‘masa praaksara’ ada untuk menggantikan ‘masa prasejarah’ yang dirasa kurang tepat karena meskipun belum mengenal tulisan, manusia purba yang hidup pada masa tersebut sudah memiliki sejarah serta telah menghasilkan kebudayaan.

Siapa Saja Manusia Purba yang Ada ai Indonesia?

Siapa Saja Manusia Purba yang Ada ai Indonesia

Tiga jenis fosil Mmnusia purba yang di temukan di negara Indonesia, tiga itu apa saja mari simak selengkapnya

  1. Pithecantropus erectus

Pithecantropus erectus

Di lihat dari namnya saja kita bisa mengetahui bahwa manusia purba yang satu ini merupakan manusia mirip kera yang berjalan tegak, tinggi mausia purba ini sekitar 165-180 cm, tinggi badannya sama dengan manusia yang hidup di zaman modern ini. Fosil ini di temukan oleh Eugene Dubois di Trinil, dekat Bengawan Solo.

  1. Megantropus Paleojavanicus

Megantropus Paleojavanicus

Fosil ini merupakanfosil manusia paling tua di jawa dan tubuhnya juga sangat besar di lengkapi dengan rahang yang bebsbar, struktur tulangnya tebal, dan keningnya menonjol. Meganthropus Paleojavanicus  di perkirakan hidup dua juta tahun SM. Fosilnya di temukan serta di teliti oleh Dr. G.H.R. Von Koenigswald pada 1936 dan 1941 di Sangiran, Solo.

  1. Homo

Homo

Manusia purba yang satu ini lebih sempurna daripada kedua pendahulunya di atas. Ada tiga jenis manusia purba homo yang di temukan di Indonesia, yaitu sebagai berikut.

  • Homo Soloensis

Homo Soloensis

Homo soloensis Fosilnya ditemukan oleh Ir. Oppenorth di Ngandong, solo. sama seperti kedua pendahulunya juga yang di temukan di solo dengan tinggi fosil 180 cm dan tengkoraknya lebih besar dari pada pithecanthropus erectus dan homo soloensis ini bisa berjalan dengan tegak.

  • Homo wajakensis

Homo wajakensis

Homo wajakensis ini di temukan oleh sebuah peneliti bernama Van Reitschoten pada tahun 1889 di Wajak, Jawa Timur. Manusia purba homo wajakensis ini mempunyai tinggi badan sekitar 130-210 cm dengan kondisi tengkorak lebih bulat, homo wajakensis ini bisa berjalan dengan tegak pula dan mempunyai keahlian membuat persenjataan dari batu, tulang-belulang dan kayu

  • Homo sapiens

Homo sapiens

Homo sapiens merupakan manusia purba generasi terakhir mempunyai ciri-ciri fisik yang hampir mirip dengan manusia modern saat ini.

Bagaimana Cara Hidup di Zaman Praaksara?

Bagaimana Cara Hidup di Zaman Praaksara

Jika di lihat Ketika zaman es hampir di pastikan mahluk hidup sulit hidup di waktu zaman es kecuali mahluk hidup yang bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungannya (adaptasi). Manusia purba yang hidup pada zaman praaksara mempunyai cara hidup tersendiri untuk beradaptasi pada lingkungan yang ada di sekitarnya

Manusia yang hidup di zaman praaksara mempunyai dua karakter dalam pola hunian (rumah). Pertama yaitu manusia purba yang tempat tinggalnya dekat dengan sumber air karena air adalah termasuk kebutuhan primer jadi sangat penting sehingga di manfaatkan manusia purba pada zaman praaksara untuk kebutuhan sehari-hari. Yang kedua adalah manusia purba pada zaman praaksara yang memilih hidup pada alam terbuka contohnya adalahsitus-situs purba yang ada di sepanjang aliran sungai bengawan solo dan ini sekaligus bukti pola hunian yang ke du aini.

Berdasrkan hasil penelitian yang di lakukan para ahli di bahwa berdasrkan fosil maupun artefak dan lainnya yang di temukan manunjukan bahwa manusia purba zaman praaksara pada awalnya bertahan hisup mencari makan dengan berburu dan meramu, dan masih sangat bergantung dengan alam di sekitarnya oleh sebab itu meraka hidup nomaden (berpindah-pindah tempat hunian) tergantung ketersediaan pangan yang ada di lingkungan sekitarnya jika ketersediaan pangan habis maka manusia yang hidup pada zaman praaksara ini akan berpindah tempat.

Setelah adanya masa Food Gathering, Manusia purba mulai mengenal bercocok tanam berarti sudah tidak hanya mengumpulkan makanan saja tetapi sudah bisa memproduksi makanan sendiri masa ini di sebut masa food Producing, apabila tanah sudah habis, manusia purba akan mencari lahan baru untuk di jadikan lahan bercocok tanam, mereka mulai membakar atau menebangi hutan. Jika ada orang yang membakar hutan di masa modern ini berarti dia hidup di zaman yang salah seharusnya dia hidup pada zaman praaksara hhhhe.

Manusia purba pada zaman praaksara ini sudah mempunyai system kepercayaan. Ada tiga kepercayaan yang di anut manusia purba zaman praaksara  yang nomer satu adalah Animisme (yaitu suatu kepercayaan yang menganut pada roh -oh nenek moyang yang di percaya dapat mempengaruhi kehidupan mereka), yang kedua Dinamisme (Kepercayaan terhadap benda-benda yang di anggap sakral dan yang di yakini dapat mempengaruhi kehidupan manuisa zaman praaksara kala itu), yang ketiga adalah Tetomisme (Suatu kepercayaan terhadap hewan yang di anggap Suci)

Seperti itulah penjelasan mengenai zaman praaksara di Indonesia semoga bermanfaat ya teman-teman semua. Boleh copas tapi jangan lupa cantumkan sumber ya teman.

Zaman Praaksara Yang Ada di Indonesia (Terbaru)

 

Leave a Comment